Beda Koruptor beda pula Maling Ayam

Beda Koruptor beda pula Maling Ayam

            Kedua objek didalam judul ialah fenomena kriminalitas, namun terdapat perbedaan mencolok dari objek tersebut, apa yang beda?? Mungkin kita akan menyadarinya jika mata kita sering tertuju pada kaca layar tv yang seakan meneriakan mereka dari sebuah layar kaca.

            Koruptor orang yang memakan dan mengambil hak rakyat, menelan uang ribuan bahkan jutaan rakyat indonesia ke dalam dompetnya sendiri, itulah koruptor perampas hak hak, perampok dan penkhianat rakyat, beda Indonesia beda pula di china dalam cara menanggulanginya, di china koruptor sangatlan sebuah aib dan sebuah kemaluan jika melakukanya, bahwa hukuman mati jalan satu satunya dalam mempidananya. Di china ityulah yang di lakukan pemerintahnya untuk menekan tindak aksi koruptor, namun miris disini di negeri kita, korupsi adalah hal yang lumrah malah seakan budaya, bukan hal aneh jika di setiap intansi atau lembaga pemerintah ada saja kasus ini, di kepolisian, menteri pendidikan, kesehatan, migas dan kejakasaan, semua rata dengan kasus ini. Jika di china hukum mati adalah hukuman setimpal, lain pula di sini, koruptor seperti dimanjakan seperti di beri angin segar terlihat tanpa beban mereka menjalinya, penjara mewah, ijin berpergian dan keluar dari lapas atau pengurangan masa hukuman itulah realita.






BEDAKAN DENGAN MALING AYAM


            Namun apa yang membedakan mereka para koruptor dengan maling ayam, mungkin jika di beri renting dari keduanya mana yang paling malu atas perilakunya, saya memilih maling ayam, kenapa seperti itu, oke mari kita lihat, mungkin di tv sering di beri tahu berita atau cuplikan berita maling ayam yang di keroyoki warga akibat ulahnya, lihat sisi lainya, mereka setelah melakukan hal itu melutup rapat mukanya, malu akan perbuatanya dan tak mau mukanya sedikit saja di sorot media. Coba kita lihat para koruptor, jika melenggang dari kantor KPK setelah di periksa lembaga yang memberantas korupsi, mereka berjalan dengan tegaknya malah terkesan celeneh, sambil tertawa dan melihat senyum di muka media tak ada rasa malu atau niatan untuk menutup mukanya sendiri, mungkin ada yang seperti itu tapi mayoritas membuka mukanya, walau memakai jaket bertuliskan tahanan KPK namun tetap tak ada rasa malu setelah memakan uang uang yang bukan hak nya. Miris bangsa ini kehilangan sebuah moral dan sifat terdahulunya, pakah ini ambang kehancuran negeri yang kaya akan segalanya !!!!! semoga ini menjadi awal dari kebangkitan bangsa ini dari tidurnya yang panjang, tegaknya keadilan dan kebenaran di semua ranah lembaga pemerintahan. semoga tuhan tak bosan melihat bangsa ini !!




Previous
Next Post »

twitter